BHM Stable menjadi stable dengan podium terbanyak pada IHR Piala Raja Paku Alam 2026 dengan delapan finis tiga besar, unggul atas BHM & Djon's Stable, Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Wining Stable.
Paduka Paku Alam X mengatakan kalau pacuan kuda lebih dari sekadar adu kecepatan, tapi ada perpaduan proses latihan panjang, pengendalian diri, dan kerja sama untuk bisa meraih kemenangan.
Naga Sembilan meraih Piala Paku Alam 2026. Sementara Dewa United, Kimberly, King Mayyora, sampai Arceus Nagari berhasil menjadi juara 1 di Sultan Agung, Juni 2026.
Sarga Festival Solo 2026 perdana di Solo, 13 Juni 2026, menghadirkan Masdddho, Voxxes, Trio Imron, Banda Neira, Vierratale, Nadin Amizah, Kunto Aji, hingga Tulus
AFASEC melanjutkan kunjungan di Indonesia dengan berdiskusi bersama joki, pelatih, dan horse owner. Regenerasi joki, minimnya kesempatan bertanding, hingga rencana sekolah joki menjadi sorotan utama.
Sebelum tikungan terakhir Red Sparta mencuri keunggulan dan menutup lomba dengan sprint optimal yang tak terkejar Maestro yang kelelahan dan Raja Asmara yang tak cukup cepat menyusul dari sisi luar.
Dalam lomba Kelas 2 Tahun THB INA jarak 1.200 meter, P. Tujuh tampil kian dominan, sempat kehilangan kontrol jelang finis, dia tetap berhasil mengunci kemenangan.
Eksekusi coming from behind Lady Baharna terus memakan korban. Di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026, Sienna dan P. Musang King jadi korbannya.
Artemis menjadi juara Kelas E, jarak 1.200 meter di IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026, dengan menyalip empat kuda lain dari sisi luar.