SARGA.CO - Indonesia's Horse Racing (IHR) King's Cup Series: Piala Paku Alam 2026 kembali melahirkan bintang baru. Di Race II Kelas 2 Tahun Pemula C/D Divisi I jarak 1.000 meter, Scarlett The Queen tampil memukau dengan kemenangan impresif yang membuatnya layak disebut sebagai salah satu kuda muda paling menjanjikan di arena pacuan nasional.
Kuda milik King Halim Stable asal Jawa Barat itu sukses merebut Piala Arsari Tambang dengan total hadiah Rp25 juta setelah menunjukkan performa matang di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta, Minggu 14 April 2026. Yang membuat kemenangan ini istimewa bukan hanya hasil akhirnya, melainkan cara Scarlett The Queen meraihnya.
Diikuti 12 peserta, balapan berlangsung sengit sejak pintu start dibuka. Axel Dupont dan Axelle Santana langsung mengambil inisiatif memimpin jalannya perlombaan, sementara para pesaing lain berusaha mencari posisi terbaik di kelompok depan.
Di tengah ketatnya persaingan, Scarlett The Queen justru memilih bermain sabar. Bersama joki berpengalaman Jemmy Runtu, kuda bernomor punggung 1 itu tidak memaksakan diri berada di depan sejak awal dan lebih memilih menguntit dari barisan tengah.
Strategi tersebut terbukti menjadi senjata mematikan. Memasuki 500 meter terakhir, posisi terdepan berganti tangan. P. Arimbi Borneo berhasil mengambil alih pimpinan lomba, sementara Withney Eclipse mulai bergerak dari jalur luar untuk memberikan tekanan. Pada fase ini perhatian penonton tertuju pada duel dua kuda tersebut.
Namun tanpa banyak disadari, Scarlett The Queen mulai memperpendek jarak. Ketika balapan memasuki 300 meter terakhir, persaingan masih didominasi Withney Eclipse dan P. Arimbi Borneo. Akan tetapi, kejutan sesungguhnya baru terjadi di 200 meter menjelang garis finis.
Jemmy Runtu mulai melepaskan seluruh potensi yang dimiliki Scarlett The Queen. Dengan akselerasi yang luar biasa, Scarlett The Queen melesat dari belakang dan menyalip satu demi satu rivalnya. Dalam hitungan detik, posisi yang semula berada di tengah rombongan berubah menjadi pemimpin lomba.
Yang lebih mengesankan, kemenangan tersebut diraih tanpa perlu turun cambuk. Scarlett The Queen melaju dengan penuh tenaga dan meninggalkan para pesaingnya di belakang, seolah menunjukkan bahwa dirinya masih menyimpan banyak kemampuan yang belum sepenuhnya dikeluarkan.
Sementara sang juara melenggang sendirian menuju garis finis, pertarungan sengit justru terjadi di belakangnya. Perebutan posisi kedua hingga keempat berlangsung sangat ketat dengan selisih yang tipis antar peserta.
Pada akhirnya, Berkah Segoroyoso dari Segoroyoso Stable berhasil mengamankan posisi runner-up, sedangkan P. Arimbi Borneo dari BHM & Djon's Stable melengkapi podium di peringkat ketiga.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Scarlett The Queen bukan sekadar pemenang di kelas pemula. Cara ia mengatur ritme, menunggu momentum, lalu meledak di fase akhir menunjukkan karakter seekor kuda yang memiliki kualitas untuk bersaing di level yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Bagi King Halim Stable, hasil ini tentu menjadi modal berharga untuk menatap berbagai seri balapan berikutnya. Sementara bagi para pecinta pacuan kuda Indonesia, nama Scarlett The Queen tampaknya patut mulai dicatat sebagai salah satu prospek paling menarik dari generasi muda saat ini.
Hasil Race II Kelas 2 Tahun Pemula C/D Divisi I – 1.000 Meter
Install SARGA.CO News
sarga.co