test

Better experience in portrait mode.
Landaluce

Kisah Landaluce: Kuda Super Cepat, Kehidupan Singkat

BloodHorse Library

SARGA.CO - Dalam dunia pacuan kuda, kemenangan besar sering kali dipuji sebagai sesuatu yang nyaris pasti. Namun ada satu kepastian yang selalu tak terhindarkan, bahkan lebih pasti dari kuda favorit 1-20 di lintasan: kematian.

Dan ketika kematian datang terlalu cepat pada seekor kuda yang baru mulai menunjukkan kejeniusannya, rasa kehilangan itu terasa jauh lebih dalam. Itulah yang terjadi pada Landaluce, salah satu kuda betina dua tahun paling brilian abad ke-20—seekor juara yang tak sempat mewujudkan masa depan yang telah ditakdirkan untuknya.

Landaluce

Landaluce tidak hanya menang. Ia menghancurkan lawan-lawannya. Dalam lima start kariernya, ia menang dengan selisih gabungan 46½ panjang, termasuk kemenangan 21 panjang pada balapan graded stakes pertamanya, sebuah selisih yang jarang terjadi dalam sejarah balap Amerika.

Hall of Fame trainer D. Wayne Lukas, yang kelak melatih puluhan juara sepanjang hidupnya, bahkan menyebut Landaluce sebagai sesuatu yang mind-boggling, begitu cepat dan begitu efisien dalam bergerak.

Landaluce juga menjadi juara Eclipse Award 1982 untuk kategori 2-year-old filly terbaik, sebuah penghargaan yang ia dapatkan secara anumerta, setelah ajal menjemputnya.

Anak Sang Triple Crown yang Diciptakan untuk Hebat

Bakatnya bukan kebetulan. Landaluce adalah putri dari Seattle Slew, pemenang Triple Crown 1977 yang juga menjadi salah satu pejantan paling berpengaruh dalam sejarah.

Lukas mengenali potensinya sejak ia melihatnya pada lelang tahun 1981. Ia meyakinkan pemilik Lloyd R. French dan Barry Beal untuk membeli kuda betina itu seharga US$650.000, jumlah yang sangat besar pada masa itu.

Dan hanya setahun kemudian, begitu tiba di Hollywood Park untuk memulai musim dua tahunnya, Landaluce menjawab investasi itu dengan performa yang bahkan melebihi ekspektasi.

Latihan Pertama yang Membuka Mata Semua Orang

Lukas masih mengingat hari ketika joki legendaris Angel Cordero Jr. pertama kali menguji Landaluce. Ia diminta berlatih pelan, sekitar 48 atau 49 detik untuk jarak setengah mil. Hasilnya? 44 4/5 detik.

Sebuah waktu absurd untuk latihan pertama seekor kuda muda. Sejak saat itu, kabar tentang kecepatan liarnya menyebar cepat di Hollywood Park.

Debut yang Mengumumkan Kelahiran Seorang Superstar

Pada 3 Juli 1982, Landaluce turun untuk pertama kalinya. Ia langsung menunjukkan mengapa gosip yang beredar tidak berlebihan: memimpin sejak start dan menang 7 panjang dalam waktu 1:08 1/5, angka luar biasa untuk kuda dua tahun.

Seminggu kemudian, dunia menyaksikan salah satu performa paling dominan dalam sejarah balap anak kuda betina: Hollywood Lassie Stakes.

Landaluce tidak hanya menang, ia melesat 21 panjang di depan lawan-lawannya. Sebuah pertunjukan yang kemudian disamakan Lukas dengan Belmont Stakes milik Secretariat.

“Di ulangi di YouTube, Anda hanya bisa berkata ‘Wow,’” ujar Lukas.

Setelah itu, kemenangan demi kemenangan terus datang: Del Mar Debutante (Grade 2) – menang 8½ panjang, Anoakia Stakes (Grade 3) – menang 10 panjang, Oak Leaf Stakes (Grade 1) – menang 2 panjang sebagai favorit 1-20.

Landaluce

Dan ketika semua orang menyiapkan diri menyaksikan Landaluce di Hollywood Starlet, balapan kaya bagi kuda betina, Lukas bahkan sudah merencanakan untuk menantang kuda jantan dalam Hollywood Futurity.

Kemunculan Sang Pembunuh Diam-Diam

Seminggu sebelum Starlet, Landaluce terkena demam. Awalnya dianggap penyakit ringan, namun kemudian terungkap bahwa ia terinfeksi Colitis-X, virus mematikan yang pernah hampir membunuh sang ayah, Seattle Slew.

Kondisinya memburuk setiap hari. Tidak ada obat. Tidak ada waktu. “Itu virus yang menyerang semua organ vitalnya. Kami tidak punya kesempatan,” kata Lukas.

Pada pagi hari 28 November 1982, hari balapan Starlet, Landaluce jatuh di kandangnya. Lukas yang berada di sana mencoba menahannya, namun Landaluce rebah, dan kepalanya jatuh ke pangkuannya.

Dalam hitungan detik, ia menghembuskan napas terakhir. Di dalam pelukan sang pelatih. “Itu sangat sulit. Saya tidak bisa melupakannya untuk waktu yang lama,” ungkap Lukas.

Ia bukan satu-satunya yang terpukul. Salah satu groomnya ditemukan beberapa hari kemudian menangis di dalam kandang kosong Landaluce.

Kejagoan yang Tak Pernah Selesai

Dunia balap berduka. Laporan kematian Landaluce muncul bahkan di berita jaringan TV nasional, sesuatu yang nyaris tak pernah terjadi untuk seekor kuda. Dikuburkan di Hollywood Park, jenazahnya kemudian dipindahkan ke tempat kelahirannya, Spendthrift Farm, Kentucky, saat Hollywood Park ditutup pada 2013.

Kini, legenda Landaluce hidup sebagai contoh bagaimana kejayaan yang luar biasa bisa datang begitu cepat dan hilang sama cepatnya. D. Wayne Lukas mencoba merangkum apa arti Landaluce baginya, bahkan setelah lima dekade karier dan puluhan juara. “Saya sudah melatih banyak juara, dan Landaluce ada di posisi paling atas. Dia salah satu yang paling spesial".

(Sumber: America's Best Racing)

Sponsored Ad
Naga Sembilan Datang, Masuk Gate, dan Menang! Naga Sembilan Datang, Masuk Gate, dan Menang!

Naga Sembilan Datang, Masuk Gate, dan Menang!

Naga Sembilan yang sempat mengalami kendala masuk gate di perebutan Piala Mangkunegaran 2026, sukses menebus tuntas dengan menjadi juara Piala Paku Alam 2026.

Baca Selengkapnya
AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026 AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026

AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026

Delegasi AFASEC menghadiri IHR Piala Paku Alam 2026 untuk mengamati langsung joki, kuda, fasilitas pacuan, dokter hewan, hingga sistem Sertifikat Kuda Indonesia (SKI) sebagai bagian dari studi pengembangan industri pacuan kuda nasional.

Baca Selengkapnya
BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium

BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium

BHM Stable menjadi stable dengan podium terbanyak pada IHR Piala Raja Paku Alam 2026 dengan delapan finis tiga besar, unggul atas BHM & Djon's Stable, Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Wining Stable.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin

IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin

Paduka Paku Alam X mengatakan kalau pacuan kuda lebih dari sekadar adu kecepatan, tapi ada perpaduan proses latihan panjang, pengendalian diri, dan kerja sama untuk bisa meraih kemenangan.

Baca Selengkapnya
Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun

Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun

Baca Selengkapnya
Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License

Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License

PP PORDASI meluncurkan sejumlah program strategis mulai dari website resmi, Stable Rating, Rider License berasuransi hingga bantuan fasilitas daerah untuk memperkuat ekosistem olahraga berkuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse

Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse

My Universe, pemenang Nikkei Sho 2026, meninggal akibat gagal jantung akut setelah tampil di Takarazuka Kinen. Dunia pacuan kuda Jepang berduka atas kepergian talenta muda berbakat tersebut.

Baca Selengkapnya
Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord

Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord

Hasil Takarazuka Kinen 2026: Meisho Tabaru kembali juara bersama Yutaka Take, sementara Croix du Nord gagal meraih Triple Crown musim semi.

Baca Selengkapnya
AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang

AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang

AFASEC melanjutkan kunjungan di Indonesia dengan berdiskusi bersama joki, pelatih, dan horse owner. Regenerasi joki, minimnya kesempatan bertanding, hingga rencana sekolah joki menjadi sorotan utama.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain

Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain

Matteo, adik Milord menjadi juara 1 di Kelas C/D Divisi III dalam debutnya di Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya
Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin

Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin

Takarazuka Kinen 2026 menghadirkan duel para juara di Hanshin. Croix du Nord memburu sejarah Spring Senior Triple Crown menghadapi Meisho Tabaru, Museum Mile, dan Danon Decile.

Baca Selengkapnya
Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima

Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima

Our Asia punya induk yang sama dengan Dominator dan postur yang tinggi dan didukung tim pelatih berpengalaman.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026 Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026

Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026

Arceus Nagari yang baru saja naik ke Kelas C bulan Mei lalu mulai menebar ancaman dan ambisi melanjutkan tren kemenangan.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah

Mandoge, Kimberly, Red Minister, dan Rastaban akan berebut momentum untuk menjadi juara dan mengendus peluang menyelip ke Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026 Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026

Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026

Takarazuka Kinen 2026 akan menjadi penutup balapan musim semi di Jepang, sebelum masuk libur musim panas.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang

6 ekor kuda usia 3 tahun di Kelas Derby yang masuk Divisi 2 akan mencoba membentuk momentum menuju Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes

Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes

Sekitar 50 cosplayer Uma Musume berlari dan bergembira bersama di CosRace Tangerang Stakes, Minggu (7/6/2026).

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint

Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint

Dominator berpeluagn kembali ke jalur juara setelah kalah di IHR Piala Raja Mangkunegaran dan Triple Crown Serie 2 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional

PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional

PORDASI meresmikan kantor pusat baru atau PORDASI HQ dalam perayaan HUT ke-60. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat konsolidasi dan pengembangan olahraga berkuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta

Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby

Hasil drawing Kelas 3 Tahun Derby Divisi I 2026 telah diumumkan. Aurora of Khalim, Putra Borneo, dan tujuh kuda siap bersaing di 1.800 meter.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain

Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain

Naga Sembilan kembali memburu gelar King's Cup Series di Piala Paku Alam 2026. Tanpa King Argentin dan Princess Gavi, rival lama hingga generasi muda siap menantang sang favorit.

Baca Selengkapnya
Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia

Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia

SARGA.CO dan AFASEC memasuki tahap implementasi kerja sama dengan fokus pengembangan SDM pacuan kuda Indonesia bertaraf internasional.

Baca Selengkapnya
Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II

Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II

Sun Princess menjadi juara di Kelas Terbuka pacuan teranyar di Tompaso, Sulawesi Utara, siap melaju ke Kejurnas Seri 2, di kandangnya, Oktober mendatang.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027 Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027

Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027

Setelah kuda dengan nama awal 'A' yang debut tahun ini, tahun depan kuda-kuda dengan awalan 'M' dari Bendang Stable akan siap debut.

Baca Selengkapnya