test

Better experience in portrait mode.
Pacuan kuda di plataran Pendhapa Ageng Pura Mangkunegaran sekitar tahun 1920

Sejarah Panjang Arena Pacuan Kuda Mangkunegaran: Dulunya di Stasiun Solo Balapan

SARGA.CO - Mengetik kata kunci “Stasiun Balapan” di mesin pencarian, publik justru lebih dulu menemukan lirik lagu legendaris milik Didi Kempot. Lagu itu melekat kuat dengan romantisme perpisahan di Kota Solo. Namun jauh sebelum dikenal sebagai simpul transportasi dan inspirasi tembang patah hati, kawasan tersebut menyimpan sejarah panjang sebagai arena pacuan kuda kebanggaan Pura Mangkunegaran.

Balapan Sebelum Stasiun

Ratusan tahun silam, area yang kini menjadi Stasiun Solo Balapan bukanlah tempat hilir mudik kereta api. Kawasan itu merupakan lapangan pacuan kuda milik Pura Mangkunegaran. Dari aktivitas “balapan” kuda inilah kelak nama Balapan melekat dan bertahan hingga kini.

Tak hanya menjadi arena adu cepat, lokasi tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat latihan berkuda oleh Legiun Mangkunegaran, satuan militer elite praja Mangkunegaran.

Legiun ini dibentuk pada masa pemerintahan Mangkunegara II pada 1808. Terinspirasi kekuatan militer modern Eropa seperti pasukan Grande Armée yang dipimpin Napoleon Bonaparte, Mangkunegara II membangun pasukan dengan struktur, taktik, hingga persenjataan bergaya Prancis.

Embrionya berasal dari pasukan gerilya setia Mangkunegara I atau Pangeran Sambernyawa. Dari tradisi militer inilah lahir satuan infanteri, kavaleri, dan artileri berkekuatan sekitar 1.150 personel. Lapangan Balapan menjadi saksi latihan kavaleri yang gagah, sebelum kemudian mereka juga berlatih di kawasan yang kini dikenal sebagai Taman Monumen Banjarsari (dahulu Vila Park).

Modernisasi Mengubah Wajah Kota

Memasuki era modern, fungsi lapangan Balapan berubah drastis. Pada masa pemerintahan Mangkunegara IV, tepatnya 1866, pembangunan stasiun kereta api dimulai dan rampung pada 1870. Kehadiran jalur kereta Semarang–Vorstenlanden pada 1871 menandai babak baru transportasi di Solo.

Dibangun oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), Stasiun Balapan bersama Stasiun Purwosari menjadi penggerak mobilitas baru, menggantikan cikar, andhong, hingga perahu Bengawan Solo yang dianggap tak lagi efisien.

Stasiun ini bahkan menjadi simpul penting lintas kota di Jawa. Penumpang dari Batavia, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang hampir selalu singgah di Balapan. Tak heran jika pada awal abad ke-20 muncul sebutan Solo sebagai “jantungnya Pulau Jawa”.
 

Instagram @mangkunegara

Sentuhan arsitektur pun memperkuat identitasnya. Pada 1927, ruang lobi dipercantik oleh arsitek kenamaan Thomas Karsten yang memadukan unsur Barat dan Timur. Namun di balik modernisasi itu, jejak sejarah pacuan kuda tak benar-benar hilang, ia hanya berpindah tempat.

Pindah ke Manahan, Tradisi Tetap Hidup

Seiring pembangunan stasiun, arena pacuan kuda dipindahkan ke kawasan Manahan. Kini dikenal dengan Stadion Manahan, wilayah tersebut dulunya memiliki akar sejarah berbeda.

Nama Manahan diyakini berkaitan dengan persinggahan Ki Ageng Pamanahan, tokoh penting awal Mataram Islam. Kawasan itu semula menjadi lokasi latihan memanah keluarga bangsawan Mangkunegaran yang gemar berburu hingga Alas Kethu Wonogiri.

Pada 1932, ketika Pakubuwono X dari Kasunanan memajukan olahraga dan ruang rekreasi di Sriwedari, Praja Mangkunegaran tak ingin tertinggal. Lapangan Manahan pun dibangun luas dan dilengkapi tribun untuk arena pacuan kuda—melanjutkan tradisi balapan yang telah berakar sejak era Balapan lama.

Jejak yang Tak Terhapus Waktu

Hari ini, Stasiun Balapan dikenal sebagai ikon transportasi sekaligus simbol romantisme lewat lagu Didi Kempot. Namun di balik rel dan peronnya, tersimpan cerita tentang derap kuda, latihan kavaleri, dan ambisi modernisasi kerajaan Jawa.

(Sumber: Solopos)

Sponsored Ad
AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026 AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026

AFASEC Pelajari Ekosistem Pacuan Kuda Indonesia di IHR Piala Paku Alam 2026

Delegasi AFASEC menghadiri IHR Piala Paku Alam 2026 untuk mengamati langsung joki, kuda, fasilitas pacuan, dokter hewan, hingga sistem Sertifikat Kuda Indonesia (SKI) sebagai bagian dari studi pengembangan industri pacuan kuda nasional.

Baca Selengkapnya
BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium

BHM Stable Paling Dominan di IHR Piala Raja Paku Alam 2026, Koleksi 8 Podium

BHM Stable menjadi stable dengan podium terbanyak pada IHR Piala Raja Paku Alam 2026 dengan delapan finis tiga besar, unggul atas BHM & Djon's Stable, Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Wining Stable.

Baca Selengkapnya
IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin

IHR Piala Paku Alam 2026: Arena Pacuan Kuda Tempat Hubungan antara Manusia dan Kuda Terjalin

Paduka Paku Alam X mengatakan kalau pacuan kuda lebih dari sekadar adu kecepatan, tapi ada perpaduan proses latihan panjang, pengendalian diri, dan kerja sama untuk bisa meraih kemenangan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun

Kelso dan Rekor Mustahil: Warisan Sang Raja Pacuan yang Bertahan Puluhan Tahun

Baca Selengkapnya
Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License

Perkuat Ekosistem Berkuda Nasional, PP PORDASI Luncurkan Website, Stable Rating hingga Rider License

PP PORDASI meluncurkan sejumlah program strategis mulai dari website resmi, Stable Rating, Rider License berasuransi hingga bantuan fasilitas daerah untuk memperkuat ekosistem olahraga berkuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse

Lari Terakhir My Universe di Takarazuka Kinen 2026, Duka di Hanshin Racecourse

My Universe, pemenang Nikkei Sho 2026, meninggal akibat gagal jantung akut setelah tampil di Takarazuka Kinen. Dunia pacuan kuda Jepang berduka atas kepergian talenta muda berbakat tersebut.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord

Meisho Tabaru Ukir Sejarah di Takarazuka Kinen 2026, Gagalkan Misi Triple Crown Croix du Nord

Hasil Takarazuka Kinen 2026: Meisho Tabaru kembali juara bersama Yutaka Take, sementara Croix du Nord gagal meraih Triple Crown musim semi.

Baca Selengkapnya
AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang

AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang

AFASEC melanjutkan kunjungan di Indonesia dengan berdiskusi bersama joki, pelatih, dan horse owner. Regenerasi joki, minimnya kesempatan bertanding, hingga rencana sekolah joki menjadi sorotan utama.

Baca Selengkapnya
Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain

Debut Manis Matteo Memimpin 600 Meter dari 8 Kuda Pemula Lain

Matteo, adik Milord menjadi juara 1 di Kelas C/D Divisi III dalam debutnya di Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari
Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin

Takarazuka Kinen 2026: Duel Para Kuda Jagoan, Croix du Nord Bidik Sejarah di Hanshin

Takarazuka Kinen 2026 menghadirkan duel para juara di Hanshin. Croix du Nord memburu sejarah Spring Senior Triple Crown menghadapi Meisho Tabaru, Museum Mile, dan Danon Decile.

Baca Selengkapnya
Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima

Menanti Debut Our Asia di Pulau Jawa, Kuda Sumbar dengan Potensi Bintang Lima

Our Asia punya induk yang sama dengan Dominator dan postur yang tinggi dan didukung tim pelatih berpengalaman.

Baca Selengkapnya
Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026 Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026

Arceus Nagari Lari Lagi, Kejar Juara Back-to-back Kelas C di Piala Paku Alam 2026

Arceus Nagari yang baru saja naik ke Kelas C bulan Mei lalu mulai menebar ancaman dan ambisi melanjutkan tren kemenangan.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun IHR Piala Paku Alam 2026: 9 Kuda Remaja Jajal Lintasan Jarak Menengah

Mandoge, Kimberly, Red Minister, dan Rastaban akan berebut momentum untuk menjadi juara dan mengendus peluang menyelip ke Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026 Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026

Dari Tradisi 6 Dekade, Sampai Keterlibatan Penonton, Hal-hal Menarik Soal Takarazuka Kinen 2026

Takarazuka Kinen 2026 akan menjadi penutup balapan musim semi di Jepang, sebelum masuk libur musim panas.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR Piala Paku Alam 2026: 6 Kuda Mengendus Peluang

6 ekor kuda usia 3 tahun di Kelas Derby yang masuk Divisi 2 akan mencoba membentuk momentum menuju Indonesia Derby 2026.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes

Uma Dash! Para Cosplayer Berpacu di CosRace Tangerang Stakes

Sekitar 50 cosplayer Uma Musume berlari dan bergembira bersama di CosRace Tangerang Stakes, Minggu (7/6/2026).

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint

Hasil Drawing Kelas Terbuka Sprint IHR Piala Paku Alam 2026: Dominator Harus Ungguli 11 Kuda untuk Bisa Kembali Jadi Raja Sprint

Dominator berpeluagn kembali ke jalur juara setelah kalah di IHR Piala Raja Mangkunegaran dan Triple Crown Serie 2 2026.

Baca Selengkapnya
PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional

PORDASI Resmikan Kantor Pusat Baru di Usia ke-60, Perkuat Fondasi Pengembangan Olahraga Berkuda Nasional

PORDASI meresmikan kantor pusat baru atau PORDASI HQ dalam perayaan HUT ke-60. Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat konsolidasi dan pengembangan olahraga berkuda Indonesia.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta

Bendang Stable Lego 14 Ekor Kuda yang Akan Debut Tahun 2027, Harga Mulai dari Rp100 Juta

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby Div. 1 IHR Piala Paku Alam 2026: Para Penantang Berebut Momentum Menuju Indonesia Derby

Hasil drawing Kelas 3 Tahun Derby Divisi I 2026 telah diumumkan. Aurora of Khalim, Putra Borneo, dan tujuh kuda siap bersaing di 1.800 meter.

Baca Selengkapnya
Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain

Hasil Drawing Kelas Terbuka Piala Paku Alam 2026: Tak Ada King Argentin, Naga Sembilan Ditantang 6 Kuda Lain

Naga Sembilan kembali memburu gelar King's Cup Series di Piala Paku Alam 2026. Tanpa King Argentin dan Princess Gavi, rival lama hingga generasi muda siap menantang sang favorit.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia

Menuju Standar Global, AFASEC dan SARGA.CO Mulai Pemetaan SDM Pacuan Kuda Indonesia

SARGA.CO dan AFASEC memasuki tahap implementasi kerja sama dengan fokus pengembangan SDM pacuan kuda Indonesia bertaraf internasional.

Baca Selengkapnya
Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II

Misi Sun Princess, Bawa Prince Star Stable ke Super Sprint Kejurnas II

Sun Princess menjadi juara di Kelas Terbuka pacuan teranyar di Tompaso, Sulawesi Utara, siap melaju ke Kejurnas Seri 2, di kandangnya, Oktober mendatang.

Baca Selengkapnya
Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027 Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027

Menanti Angkatan Kuda 'M' dari Bendang Stable Beraksi pada Tahun 2027

Setelah kuda dengan nama awal 'A' yang debut tahun ini, tahun depan kuda-kuda dengan awalan 'M' dari Bendang Stable akan siap debut.

Baca Selengkapnya
Sponsored Ad
Momen Emas Golden Tempo, Juarai Belmont Stakes 2026 dan Raih Double Crown Momen Emas Golden Tempo, Juarai Belmont Stakes 2026 dan Raih Double Crown

Momen Emas Golden Tempo, Juarai Belmont Stakes 2026 dan Raih Double Crown

Golden Tempo juga membungkam keraguan terhadap dirinya yang setelah menang Kentucky Derby pun tetap tak menjadi unggulan di Belmont Stakse.

Baca Selengkapnya