SARGA.CO - Terbentur, terbentur, dan terbentuk.
Dua kegagalan menutup balapan dengan sempurna, dituntaskan P. Putri Lembayung dengan kemenangan manis di pacuan Kelas F Indonesia's Horse Racing (IHR): Piala Paku Alam 2026. Kuda betina dari BHM Stable ini meraih kemenangan pertamanya pada tahun 2026, dengan menguasai lomba jarak 1.000 meter.
Kembali di lomba Kelas F yang ditinggal Kasmaran yang absen karena cedera, P. Putri Lembayung juga melaju tanpa tantangan dari Hercules, yang menang di dua IHR terakhir. Meski begitu, lawan-lawan tangguh tetap menanti. Enam ekor kuda menantang kuda yang dahulu bernama Sinarengan ini.
Laparnya P. Putri Lembayung akan kemenangan terlihat sejak gate dibuka. Dia langsung mengambil inisitif memimpin dari gate dibuka. Langkahnya di garis depan sempat mendapat tatangan dari Falling in Love dan Mayunda Putri.
Di sekitar 600 meter terakhir, persaingan terdepan menjadi duel side by side antara P. Putri Lembayung dan Falling in Love, sementara Bless Virginia yang berada di posisi ketiga terpaut sekitar tiga panjang kuda di belakang.
Di tikungan terakhir P. Putri Lembayung melaju dengan mulus degan Falling in Love masih berusaha mengejar. Namun langkah lari yang kuat membuat keunggulan P. Putri Lembayung malahan tambah jauh.
Dengan satu cambukan jelang finis, Joki Salman Farid memacu lari Lembayung melewati garis finis dengan sangat meyakinkan. Dia menyelesaikan lintasan 1.000 meter dengan catatan 1 menit 7,25 detik, unggul lebih dari lima panjang kuda dari Falling in Love yang sudah tertinggal jauh. Bless Virginia melengkapi podium dan piala tambahan untuk BHM Stable.
Install SARGA.CO News
sarga.co